Pengganjal roda harus ditempatkan di belakang roda non-kemudi (sebaiknya di kedua sisi roda), dengan bagian luar rata dengan ban. Ini berfungsi sebagai jaring pengaman saat seseorang secara tidak sengaja bersandar di bagian depan atau belakang kendaraan atau memeriksa posisi persneling saat menyalakan kendaraan.
Langkah
1. Tempatkan penghenti roda.
Posisikan dekat dengan tepi luar roda. Tujuan utama pemasangan wheel chock adalah untuk mencegah kesalahan pengoperasian yang menyebabkan kendaraan bergerak. Jika terjadi kecelakaan keselamatan, roda depan dan belakang dapat ditempatkan (sebaiknya pada roda non-kemudi), sehingga pengangkatan kendaraan tidak terpengaruh, dan kendaraan tidak dapat dipindahkan.
2. Letakkan alas lantai.
Saat meletakkan, berbaringlah mendatar sesuai dengan posisi tapak kaki di alas lantai. Tujuan peletakan lantai ini terutama untuk memudahkan pembuangan kotoran dan serpihan yang dibawa ke dalam kabin oleh petugas pemeliharaan dan untuk menjaga kebersihan lantai di dalam kabin.
3. Pasang penutup jok.
Saat memasang sarung jok, pertama buka sarung jok, mulai dari kepala jok, pasang sarung jok dari atas ke bawah, lalu lindungi jok sepenuhnya dengan ujung belakang sarung jok. Menjaga kursi tetap bersih dengan mencegah kotoran tubuh mengotori kursi. Sarung jok terbuat dari plastik tipis dan mudah rusak. Oleh karena itu, saat memasang penutup jok, gaya harus seragam, dan permukaan ujung harus rata setelah penutup dipasang. Hindari tenaga yang berlebihan dan permukaan ujung yang tidak rata, agar tidak merusak cover jok.
4. Pasang penutup roda kemudi.
Saat memasang, buka penutup roda kemudi terlebih dahulu, pasang ujung atas roda kemudi, lalu tarik penutup roda kemudi dari atas ke bawah hingga tertutup seluruhnya. Penutup setir terbuat dari plastik tipis dan mudah rusak. Jangan menarik roda kemudi saat memasang, karena akan merusak penutup roda kemudi.
Cegah kotoran di tangan Anda mengotori setir dan jaga kebersihan setir.
5. Buka kap mesin.
Pertama-tama tarik tuas pelepas kap yang terletak di sisi kiri bawah roda kemudi, lalu putar gagang pengunci kap, angkat kap, dan topang dengan batang penopang kap. Perhatikan bahwa penyangga pelat penutup harus kokoh dan andal.
6. Tempatkan kain kisi-kisi depan.
Buka kain gril depan saat meletakkannya, berdiri di depan kendaraan, pastikan untuk meletakkannya di tengah dan pegang magnet dengan kuat pada kain gril depan.
7. Tempatkan kain fender
Selama penempatan, berdirilah dengan kaki menghadap ke roda, dan lekukan roda setengah lingkaran di bagian bawah spatbor berada di tengah roda. Kain spatbor harus dipasang dengan kuat, dan magnet harus dipasang dengan kuat ke badan kendaraan agar tidak jatuh, mencegah roda tertutup dan mempengaruhi pemeriksaan roda.

